Mengungkap Kebenaran Transfer PSMS Medan! Muhammad Hidayat Jadi Incaran Baru

PSMS Medan Siap Perkuat Lini Tengah dengan Pemain Berpengalaman
Seiring menyambut musim Championship 2025/2026, PSMS Medan menunjukkan langkah yang sangat agresif dalam proses transfer pemain. Klub asal Kota Medan ini tercatat sebagai salah satu tim yang paling aktif dalam mencari pemain berkualitas, bahkan mengundang perhatian publik sepak bola nasional.
Hingga saat ini, PSMS Medan telah memasukkan sebanyak 18 nama dalam daftar target transfer mereka. Dari jumlah tersebut, 9 pemain sudah diumumkan secara resmi, sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian formalitas. Kebijakan transfer ini menunjukkan ambisi besar klub untuk membangun skuad kompetitif yang siap bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah adanya kemungkinan kehadiran mantan bintang dari klub besar seperti Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta. Hal ini menunjukkan bahwa PSMS Medan tidak hanya ingin merekrut pemain berbakat, tetapi juga para pemain dengan pengalaman di level nasional.
Muhammad Hidayat, Target Transfer yang Menarik Perhatian
Salah satu nama yang paling mencuri perhatian adalah Muhammad Hidayat, mantan kapten Persebaya Surabaya. Gelandang bertahan berusia 29 tahun ini disebut-sebut masuk dalam daftar belanja PSMS Medan untuk musim depan. Informasi ini pertama kali muncul melalui akun informasi sepak bola tanah air, @transfernews_ft1, pada Kamis (7/8/2025).
Dalam unggahannya, akun tersebut menyatakan bahwa PSMS Medan tertarik mendatangkan Hidayat untuk memperkuat lini tengah mereka di Championship. Ia sebelumnya bermain untuk Persebaya Surabaya, dan sekarang sudah berstatus bebas transfer setelah dilepas oleh klub pada 1 Juli 2025 lalu.
Kemungkinan besar, PSMS tidak perlu mengeluarkan biaya transfer untuk merekrut Hidayat. Skema bebas transfer ini menjadi keuntungan besar bagi klub yang ingin memperkuat skuad tanpa harus menguras dana. Selain itu, Hidayat dikenal sebagai gelandang pekerja keras dengan kemampuan bertahan dan membaca permainan yang baik.
Pengalamannya sebagai kapten tim di Persebaya Surabaya menunjukkan bahwa ia memiliki kapasitas sebagai pemimpin di lapangan. Pengalaman bermain di Super League bersama klub besar tentu menjadi nilai tambah bagi PSMS, yang sedang membangun skuad kompetitif untuk bersaing memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi.
Keuntungan dan Harapan Publik
Kehadiran Hidayat di lini tengah PSMS diyakini akan menjadi penyeimbang sekaligus motor penggerak permainan Ayam Kinantan. Kombinasi fisik tangguh dan determinasi tinggi membuatnya cocok dengan karakter sepak bola keras yang kerap ditunjukkan PSMS.
Meski begitu, hingga kini pihak klub belum mengumumkan secara resmi kesepakatan dengan sang pemain. Manajemen PSMS masih tertutup soal rumor yang berkembang, termasuk soal target transfer lain yang juga ramai dibicarakan.
Rumor ini semakin memanaskan atmosfer jelang kick-off Championship musim baru. Publik Medan pun dibuat penasaran menunggu apakah eks kapten Green Force tersebut benar-benar akan mendarat di Stadion Teladan.
Jika transfer ini terealisasi, PSMS akan semakin kental dengan nuansa mantan pemain klub-klub besar. Hal itu sejalan dengan tren belanja mereka yang banyak memboyong eks pilar Persib, Persebaya Surabaya, dan Persija. Strategi ini jelas menunjukkan ambisi besar PSMS untuk kembali berjaya.
Para suporter SMeCK Hooligan tentu berharap rumor ini menjadi kenyataan. Kehadiran Hidayat bukan hanya menambah kualitas tim, tapi juga menambah magnet bagi penonton untuk memadati Stadion Teladan.
Musim 2025/2026 diprediksi akan menjadi salah satu musim paling sengit di Championship. Banyak klub Championship yang memperkuat diri dengan pemain berpengalaman demi merebut tiket promosi. PSMS Medan jelas tak mau kalah dalam persaingan tersebut. Dengan manuver transfer yang terukur namun berani, mereka ingin memastikan musim ini berakhir manis.
Kini semua mata tertuju pada langkah manajemen Ayam Kinantan dalam beberapa pekan ke depan. Apakah Muhammad Hidayat akan resmi mengenakan jersey hijau PSMS atau justru memilih pelabuhan lain, semua akan terjawab di jendela transfer awal musim ini.