Arya Daru ke Dapur, Sapa Penjaga Kos, Istri Merasa Janggal Pagi Itu

Featured Image

Momen Terakhir Arya Daru Sebelum Kematian

Dua minggu lebih dari sejak ditemukannya Arya Daru Pangayunan, diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, pihak berwenang masih belum berhasil mengungkap secara pasti penyebab kematian yang menimpa dirinya. Kasus ini terus menjadi sorotan publik dan memicu berbagai spekulasi terkait apa yang sebenarnya terjadi.

Fakta terbaru yang disampaikan oleh Polda Metro Jaya menunjukkan bahwa Arya Daru terakhir kali diketahui berada di rooftop lantai 12 gedung Kemlu. Informasi ini menjadi salah satu titik penting dalam penyelidikan yang tengah berlangsung, apalagi kepolisian terus menelisik keberadaan Arya Daru sebelum ditemukan meninggal dunia.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami berbagai bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap misteri di balik kematian diplomat muda tersebut. Keberadaan Arya Daru di rooftop lantai 12 gedung Kemlu pun menuai tanda tanya dari banyak pihak.

Tanggal dan jam yang nampak di sudut kiri atas rekaman CCTV menunjukkan Arya Daru berada di tempat itu pada Senin (7/7/2015) malam sekira sebelum pukul 22.00 WIB. Visual yang terlihat menunjukkan Arya Daru berdiri mondar-mandir selama sekitar 1 jam 26 menit, mulai pukul 21.43 hingga 23.09 WIB.

Polisi menyebut ada kantong belanja dan ransel yang dibawa Arya Daru ke rooftop. Namun saat turun, Arya Daru tidak tampak membawa barang-barang tersebut. Hasil pendalaman terhadap CCTV di gedung Kemlu, tempat korban bekerja, hasil pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan oleh penyelidik, maka diduga tanggal 7 Juli 2025, jam 21.43 sampai jam 23.09 atau sekitar 1 jam 26 menit, diduga korban berada di rooftop lantai 12 gedung Kemenlu.

Penyelidik mendapatkan fakta bahwa berdasarkan pengamatan CCTV, awalnya korban naik, membawa tas gendong dan tas belanja, kemudian saat turun, korban sudah tidak membawa tas gendong dan tas belanja. Inilah fakta yang ditemukan.

Komunikasi Terakhir dengan Istri

Kakak ipar Arya Daru, Meta Bagus menyebut bahwa adik iparnya sempat berkomunikasi dengan istrinya. Komunikasi terakhir dilakukan Arya Daru sepulang dari belanja baju di mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Di malamnya itu, adik saya itu berkontak dengan si Daru itu terakhir jam 9-an lah. Dia (Daru) habis beli baju di Grand Indonesia, lagi antre taksi.

Bagus menuturkan setelah momen itu, Daru sudah tidak bisa dihubungi oleh adiknya. Keterangan Kapolsek Metro Menteng, Kompol Rezha Rahandhi bahwa pada Senin (7/7/2025) sekitar pukul 22.30 WIB, Arya Daru turut terlihat menyapa penjaga kos sebelum masuk ke dalam kamarnya. Jadi korban sempat terlihat di area dapur untuk makan, mungkin habis ngegojek (pesan dari Gojek) kali ya. Dia juga sempat membuang sampah dan menyapa penjaga kosan yang berada di belakang. "ayo mas", gitu aja. Itu terlihat dari rekaman CCTV.

Kompol Rezha juga menyebut istri Arya Daru sempat menghubungi Arya Daru Panguyunan sekitar pukul 21.00 WIB. Terakhir itu masih sempat teleponan jam 21.00, itu jam 9 malam. Terus jam 5 pagi mungkin istrinya mengingatkan salat atau apalah tapi enggak bisa-bisa (dihubungi) sampai jam 7 atau jam 8 pagi.

Lantaran tak mendapat respons dari korban lagi, sang istri kemudian menghubungi penjaga kos. Pada pagi hari Selasa (8/7/2025) baru penjaga kos dan seorang pria diduga tetangga kos atau rekan kerja Arya Daru berupaya membuka paksa jendela kamar korban. Terlihat kondisi Arya Daru sudah meninggal dunia dengan kepala terbungkus plastik dan dilakban warna kuning.

Hasil Laboratorium Forensik

Polda Metro Jaya mengklaim sudah mengantongi hasil laboratorium forensik (labfor). Untuk hasil labfor sudah keluar. Meski begitu, Reonald mengatakan saat ini penyidik masih melakukan penyesuaian atau sinkronisasi terlebih dahulu soal hasil labfor tersebut. Nantinya, setelah proses penyesuaian selesai dilakukan, maka penyidik akan segera mengumumkannya.

Untuk kasus diplomat untuk hasil labfor sudah, sekarang masih dalam meng-sinkronisasi, kemudian mengumpulkan semua alat bukti untuk menemukan fakta sebenarnya bagaimana. Nanti akan disampaikan oleh Direktorat Kriminal Umum.

Diketahui, diplomat muda ADP (39) ditemukan tewas di kamar kos kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025) pagi. Saat ditemukan, kepala korban terbungkus plastik dan terlilit lakban. Posisi tubuh korban berada di atas tempat tidur. Pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam. Kepolisian juga mengungkapkan tidak ada tanda-tanda kerusakan atau kehilangan barang di kosan ADP.